Kuningan Forwades.com– Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wargi Mandiri Desa Cihanjaro terus membuktikan eksistensinya dalam mendukung program ketahanan pangan tahun 2026 melalui budidaya ikan lele yang tetap berjalan produktif hingga saat ini. Meski dihadapkan pada berbagai tantangan operasional, usaha ini telah berhasil memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Desa (PADes), meskipun diakui belum berjalan secara maksimal.
Ketua BUMDes Wargi Mandiri, Urip menyampaikan bahwa sektor budidaya perikanan memang memiliki dinamika dan hambatan yang cukup tinggi, mulai dari perawatan benih, sirkulasi air. hingga fluktuasi harga pakan. Namun, pihak pengelola tetap optimis dan berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan usaha ini.
"Kami mengakui bahwa budidaya ikan lele ini banyak tantangannya. Namun, kami tetap optimis usaha ini akan terus berjalan dan berkembang demi kemandirian ekonomi desa," ujarnya, pada media ini Rabu 10 /06/26
Keberlanjutan program ketahanan pangan ini membawa dampak positif bagi ekosistem desa. Beberapa poin penting dari berjalannya kegiatan BUMDes Wargi Mandiri antara lain:
Penyokong Ketahanan Pangan: Menjadi penyedia kebutuhan protein hewani yang terjangkau bagi masyarakat sekitar.
Kontribusi Finansial Desa: Walaupun belum mencapai target maksimal, keuntungan dari hasil panen secara bertahap mulai menyumbang pada pendapatan desa.
Optimisme Pengelolaan: Evaluasi sistem pakan dan perawatan air terus dilakukan untuk meningkatkan volume panen di periode berikutnya.
Pemerintah Desa Cihanjaro pun terus memberikan dukungan moral dan struktural agar BUMDes Wargi Mandiri dapat mengoptimalkan potensi budidaya ini, sehingga ke depannya bisa memberikan kontribusi yang jauh lebih besar bagi kesejahteraan warga. ( Bul )
