KUNINGAN Forwades.com– Bupati dan Wakil Bupati Kuningan menyampaikan capaian serta evaluasi mendalam terhadap jalannya roda pemerintahan.selama satu tahun tepat di bulan Pebruari 2026 di pendopo kabupaten Kuningan.
Meski hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat mencapai angka yang impresif, yakni 88,84 %, pimpinan daerah ini memilih untuk tetap meminta masukan dan terbuka terhadap kritik.
Bupati Kuningan menegaskan bahwa angka statistik bukanlah tujuan akhir, melainkan indikator untuk terus berbenah. Beliau secara jujur mengakui bahwa di balik apresiasi masyarakat, masih terdapat celah yang harus segera ditambal.
Dalam pernyataannya, ada beberapa poin utama yang menjadi sorotan evaluasi internal pemerintah daerah:
Infrastruktur belum maksimal, Aksesibilitas dan kualitas infrastruktur di beberapa titik diakui masih memerlukan perhatian serius dan percepatan pembangunan.
Birokrasi yang berbelit, Masalah pelayanan publik yang masih dirasakan panjang dan tidak efisien oleh sebagian warga menjadi catatan yang akan diprioritaskan untuk di reformasi.
"Angka kepuasan 88,84% adalah amanah, bukan alasan untuk berpuas diri. Kami sadar sepenuhnya bahwa kami tidaklah sempurna. Masih banyak jalan yang perlu diperbaiki dan pelayanan yang harus dipangkas agar tidak berbelit-belit," ujar Bupati dalam sesi refleksi tersebut.
Menyadari keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia, pihak Pemerintah Kabupaten Kuningan mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, sektor swasta, hingga tokoh pemuda, untuk bahu-membangun.
"Kami tidak bisa berjalan sendiri. Membangun Kuningan butuh sinergi dari berbagai pihak. Kami membuka diri terhadap masukan dan dukungan demi mewujudkan Kuningan melesat .," tambahnya. ( bul )

