BUMDes Kuningan Dinilai Gagal , Kabid PUM DPMD Yaryar Hiaruhu. Aks, Msi :"Berawal dari Itikad Buruk Pengurus"

"


Kuningan FORWADES.com -,   Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang seharusnya menjadi tulang punggung perekonomian desa, kini banyak yang mengalami stagnasi atau bahkan kegagalan operasional. Kepala Bidang PUM (Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Yaryar, mengungkapkan bahwa akar dari permasalahan tersebut adalah minimnya integritas dan itikad buruk dari para pengurusnya.

Pernyataan keras ini disampaikan langsung oleh Yaryar saat menggelar audiensi dengan awak media di ruang pertemuan Aulia, Jumat (25/04/2026).

Dalam paparannya, Yaryar  menyoroti bahwa kegagalan BUMDes tidak selalu disebabkan oleh kurangnya modal atau potensi sumber daya alam desa yang minim. Sebaliknya, ia menilai bahwa banyak pengurus yang sejak awal tidak memiliki komitmen tulus untuk memajukan ekonomi warga desa, melainkan hanya sekadar menjalankan formalitas atau bahkan mengejar keuntungan pribadi.

"Kegagalan BUMDes yang kita temukan di lapangan, sebagian besar berakar dari itikad tidak baik para pengurusnya sejak awal pembentukan. Niat untuk meningkatkan ekonomi desa yang seharusnya menjadi prioritas, justru kalah oleh kepentingan pribadi atau kelompok," ujar Buya Yaha di hadapan para jurnalis.

Ia menambahkan, pengurus yang tidak memiliki itikad baik cenderung tidak transparan dalam pengelolaan keuangan dan tidak mampu merancang strategi bisnis yang berkelanjutan. Hal ini menyebabkan banyak unit usaha desa yang akhirnya gulung tikar meskipun telah menerima suntikan dana penyertaan modal yang tidak sedikit dari Dana Desa.

Dalam audiensi tersebut, Yaryar menegaskan bahwa DPMD tidak akan tinggal diam. Pihaknya berencana melakukan Mitigasi untuk pengurus Bumdes

pengurus tidak boleh terjun langsung melaksanakan kegiatan dilapangan dan bertugas hanya mengurus administrasi, sedangkan kegiatannya di serahkan ke ahlinya seperti yang biasa menggarap baik pertanian maupun peternakan.

"Kami akan memperketat mekanisme pengawasan. Jika ditemukan penyimpangan atau pengelolaan yang tidak sesuai dengan tata kelola yang benar, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas, baik itu melalui evaluasi kepengurusan hingga proses hukum jika ditemukan indikasi tindak pidana korupsi," tegasnya.

Menutup audiensi, Yaryar berharap agar kepala desa dan masyarakat lebih selektif dalam memilih pengurus BUMDes. Ia mengingatkan bahwa BUMDes adalah amanah yang harus dikelola dengan profesionalisme dan integritas tinggi demi kesejahteraan masyarakat desa secara luas, bukan untuk memperkaya segelintir oknum.

DPMD berjanji akan terus melakukan pendampingan kepada BUMDes yang masih memiliki itikad baik untuk memperbaiki tata kelola agar mampu bangkit dan memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Desa . ( bul )

Previous Post Next Post