Aksi Massa yang Menggurita hampir Setiap Pekan, Kuningan Kini Dijuluki "Kota Seribu Demo"


gambar hanyalah pemanis 

Kuningan Forwades com- Hampir setiap minggu, jalanan di Kabupaten Kuningan riuh oleh suara orator dan kepulan spanduk tuntutan. Intensitas aksi yang begitu tinggi membuat daerah yang biasanya tenang ini perlahan mendapat sematan baru dari masyarakatnya sendiri sebagai "Kota Seribu Demo".

Rentetan unjuk rasa yang digelar diberbagai tempat seperti pedopo, kejaksaan negri serta gedung DPRD oleh berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini dipicu oleh kekecewaan mendalam terhadap kinerja pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH).

Kuningan Menuju "Kota Seribu Demo"

Faktor utama yang melatarbelakangi fenomena ini antara lain:

Kekecewaan Publik yang Menumpuk: Gelombang demonstrasi dipicu oleh raport merah kinerja pemerintah serta penegakan hukum yang dinilai lambat dan tebang pilih.

 Meski aspirasi terus disuarakan, hingga saat ini dinilai belum ada perubahan kebijakan maupun perbaikan kinerja yang signifikan dari pihak otoritas.

Lingkaran Setan Unjuk Rasa: Nihilnya respons konkret dari pemangku kebijakan justru menjadi bahan bakar utama yang memicu LSM dan aliansi warga untuk kembali turun ke jalan pada pekan berikutnya.

Catatan : Jika gelombang protes ini terus diabaikan tanpa adanya dialog transparan dan langkah nyata dari pemerintah kabupaten, julukan "Kota Seribu Demo" akan benar-benar melekat permanen sebagai simbol macetnya komunikasi antara penguasa dan rakyat Kuningan. ( s )

Previous Post Next Post