Dugaan Monopoli Pengadaan Program MBG di Kuningan, Pelaku UMKM Lokal Terancam Terpinggirkan

KUNINGAN FORWADES.COM– Pelaksanaan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan mulai menuai sorotan tajam. Pasalnya, muncul indikasi bahwa pengadaan bahan baku dan distribusi makanan didekap oleh segelintir vendor besar bermodal kuat, yang dikhawatirkan menutup ruang gerak pengusaha kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan menunjukkan adanya kecenderungan penunjukan vendor yang memiliki kedekatan tertentu dengan pemegang kebijakan atau memiliki skala modal raksasa. Hal ini dianggap kontradiktif dengan semangat awal program MBG yang seharusnya mampu menghidupkan ekosistem ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kecamatan.

Dominasi "Vendor Berduit"

Beberapa pelaku usaha lokal di Kuningan mengeluhkan sulitnya menembus sistem pengadaan yang ada. Mereka menduga syarat-syarat administrasi dan teknis sengaja dibuat sedemikian rupa sehingga hanya perusahaan besar yang mampu memenuhinya.

"Kami yang di daerah hanya menonton. Padahal kami punya stok beras, telur, dan sayuran dari petani Kuningan langsung. Tapi sepertinya paket pengadaannya sudah 'dikunci' oleh vendor besar yang punya modal operasional miliaran," ujar salah satu pengusaha telor asin yang enggan disebutkan namanya, Senin 19/01/26.

Jika praktik monopoli ini terus berlanjut, sejumlah pihak mengkhawatirkan beberapa dampak negatif bagi Kabupaten Kuningan:

Peredaran Uang Tidak Merata:, Aliran dana APBN/APBD hanya berputar di lingkaran pengusaha besar, bukan di masyarakat bawah.

Menanggapi isu ini, pengamat kebijakan publik Maman Sutarman  mendesak Pemerintah Kabupaten Kuningan dan instansi terkait untuk lebih transparan dalam proses lelang atau penunjukan mitra program MBG.

"Pemerintah harus memastikan ada kuota khusus bagi UMKM lokal. Jangan sampai program nasional yang mulia ini justru menjadi ajang 'bancakan' bagi mereka yang bermodal besar saja," tegasnya. ( s) 


lebih jauh maman meminta agar seluruh SPPG mematuhi surat edaran dari Bupati Kuningan agar SPPG mengakomodir UMKM.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di lingkup Pemkab Kuningan belum memberikan pernyataan resmi mengenai mekanisme detail keterlibatan vendor dalam program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut.


Previous Post Next Post